Anda klik baner ini, isi nama dan email Anda di format order bagian bawah website. Klik order, Buka email Anda. Ada Perubahan LUAR BIASA di Keuangan Anda

Senin, 09 September 2013

Cerita Dewasa Maaf Aku Menghamili Ibu Kandungku



Cerita Dewasa Maaf Aku Menghamili Ibu Kandungku - Cerita Dewasa - Cerita Terbaru kali ini masih akan mengangkat Cerita Dewasa Terbaru yang berjudul Maaf Aku Menghamili Ibu Kandungku. Dan Mungkin yang populer saat ini adalah Cerita Dewasa Sedarah. Langsung aja kita simak Cerita Dewasa Maaf Aku Menghamili Ibu Kandungku.

Inilah cerita seks ibu dan anak, bercinta dengan anak kandung ataupun bercinta dengan ibu kandung memang menjadi hal yang tak wajar, sangat tidak wajar, tapi cerita dewasa sedarah ini emang ada saja peminatnya, termasuk anda yang berkunjung kesini, selama menikmati, cerita seks sedarah Bercinta dengan Mama sendiri http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif?m=1336659725g



aku pelan-pelan mendekati mamaku, tanpa sepengatahuan mamaku aku jongkok dibawah mamaku yang sedang berdiri di meja masak. aku intip bagian bawah mama ternyata mama tidak pakai celana dalam. pikiranku mulai kotor untuk ngentot mamaku, diam-diam aku keluarkan penisku yang sudah tegang… kemudian aku singkap baju mamaku dari bawah. dan ternyata mamaku diam saja. tidak menyadari kalo anaknya mau menyetubuhinya. tanganku mulai menggerayangi bagian tubuh mama, perut, tetek dan lehernya. ternyata mamaku diam aja.. akupun terus meremas-remas


Kisahku terjadi Awal bulan juli 2004 ketika aku liburan sekolah ato aku mau masuk ke SMA. Waktu itu adalah hari minggu sehingga aku hanya malas-malasan dirumah saja dan adekku baru main ke tempat temannya dan ayahku baru ke kebun. Maklumlah tempat tinggalku di daerah pedesaan jadi pekerjaan ortuku adalah seorang petani,tapi aku bangga dengan pekerjaan ortuku itu karena mereka gak pernah berbohong ato korupsi seperti para wakil-wakil rakyat.
Siang itu aku dirumah merasa panas dan ingin mencari sesuatu di ruang tamu yang bisa aku makan.Ketika aku sampai ruang tamu aku dapati ibuku sedang tiduran di depan TV dan hanya menggunakan daster yang transparan sehingga CD dan BH ibuku terlihat dengan jelas olehku dan seluk beluk tubuhnya terlihat sangat menggairahkan.Waktu itu aku berumur 15thn dan ibuku 31 thn,maklum ibuku menikah dengan ayahku pada saat usianya 15thn. Maklumlah di desaku umur segitu dulu dah pada nikah. Aku yang melihat kejadian itu tak mampu mengendalikan nafsuku,dengan segera aku dekati ibuku dan aku sibak dasternya keatas sehingga Cdnya terlihat jelas oleh mataku. Aku segera meraba CD ibuku aku tidak peduli lagi dengan apa yang akan terjadi nanti jika sampai ibuku bangun karena aku sudah kepalang nafsu.
Aku terus saja meraba CD ibuku hingga kudengar ibuku mendesah dalam tidurnya dan vaginanya sudah mulai basah. Aku sudah tidak tahan lagi berinisiatif menurunkan CD ibuku sehingga kini dihadapanku terlihat jelas vagina ibuku yang banyak ditumbuhi dengan rambut. Segera saja aku jilati vagina ibuku karena aku takut kalo ibuku akan segera bangun karena perbuatanku ini. Aku terus saja jilati vagina ibuku sehingga vaginanya semakin basah dan ibuku semakin mendesah. Aku yang sudah terbakar nafsu sudah tidak tahan dan aku lepaskan semua bajuku sehingga akukini telanjang bulat dengan penis yang mengacung siap untuk aku masukan ke dalam vagina ibuku.
Perlahan aku arahakan penisku kelubang vagina ibuku yang masih menggunakan daster dan BH karena akau hanya melepas Cdnya aja. Aku mulai mengarahkan dan perlahan penisku mulai masuk kelubang vagina ibuku dengan mudah karena lubangnya sudah mulai basah sehingga mudah saja penisku masuk walaupun penisku ini juga besar. Tapi ini juga karena ibuku juga sudah melahirkan 2 orang anak sehingga lubangnya sudah agak lebar, tapi walaupun begitu punya ibuku itu masih nyedot dan memijat banget.
Aku mulai memompa keluar masuk penisku didalam lubang vaina ibuku sehingga terdengar gemercak-gemercik dan suara desahan ibuku yang membuat aku semakin bernafsu mempercepat gerakan penisku. Aku yang semakin bernafsu semakin mempercepat gerakan penisku dan tanpa akau sadari ibuku jadi bangun karena gerakanku yang cepat ini. Ibuku yang melihat perbuatanku ini sangat kaget dan berusaha melawan aku dan mencoba menghentikan gerakanku dan melepaskn penisku dari lubang vaginanya. Tapi itu sia-sia saja karena aku sudah terlanjur nafsu dan ibuku sebenarnya juga menikmati adegan ini karena terasa benar bahwa vaginanya basah banget,menyedot dan memijat.
“dika napa kamu lakuin ini ama ibu????”
“abis dika nafsu lihat ibu tidur kaya gitu” “tapi kan gak seharusnya kamu lakuin ini, aku ini ibu kandungmu!!!!!!!!!”
“tapi ibu juga menikmatinya kan ????????”
Ibuku hanya diam tidak mampu memnjawab pertanyaanku tadi karena dia mungkin malu kalo harus menjawab pertanyaan tadi karena aku dia benar-benar menikmati adegan tadi. “ibu gak mau kamu ngulangin ini lagi ama ibu karena kalo sampe ayahmu tahubisa gawat” sontek ibuku mengagetkanku
“tapi kalo ibu gak bilang kan gak bakal tahu “ jawabku.
“ih dasar nak nakal!!!!!!!!!!”
“biarin abiznya ibu benar-benar menggairahkan sih!mau ya bu maen ma aku lagi kapan2???”
Aku mulai memasukan penisku lgi kedalm vagina ibuku karena penisku sudah tegang lagi dan vagina ibuku masih basah sehingga tidak perlu pemanasan lagi dan kin ibuku tidak memakai pakaian sehelaipun karena darster dan Bhnya telah dilepasnya. Aku mulai menytubuhi ibu dengan nafsu yang membara dan beda denagan awal tadi karna kini ibuku juga dengan sukarela melayaniku shingga kami benar-benar seperti sepasang suami.
Aku mencoba beberapa gaya dengan ibuku dan tak kusangga akau dan ibuku telah maen + 2jam dan selama tu ibuku telah orgasme selama4X sehingga ibuku benar-benar telah lemas dan kini ia hanya pasrah dengan perbuatanku dan menungguku mengakhirnya. Aku pun sudah tihan tahan lagi dan gerakanku makin cepat dan ibuku mengetahui aku kan orgasme juga dan berusaha mendorongku agar spermaku keluar didalm vaginanya.Tapi tenagaku lebih kuat sehingga ku keluarkan lagi spermaku didalam vagina ibuku dan ibuku kembali orgasme lagi.
AQ memeluk ibuku dan dia menamparku sambil berkata:”dika napa kamu masukin lagi didalam?”
“ma setelah aku pikir-pikir aku pengin punya anak dari mama”
“hah??????kamu gila aku ini ibumu trus kamu mau hamilin ibumu ndiri??????”
“tapikan ibu ce dan aku co jadi bisa dunk?????”
“aku gak mau nglahirin anak buat kamu!!!!!!!!!!!’
Ibuku terus melepaskan pelukanku dan pergi ke kamar mandi untuk mandi. Aku juga mandi setelah ibu mandinya selesai.
Malam itu ayah dan adeku tidak ada dirumah karena tadi sore mereka brangkat ke banyuwangi ketempat saudaraku yang ada nikahan. Aku tidak ikut dengan alasan mau jaga di rumah ayahku yang tidak percaya menyuruh ibuku menjagaku karena ayahku takut aku macam-macam dirumah. Dalam hatiku senang sekali karena ibuku gak ikut sehingga satu minggu ini aku bebas menyetubuhi ibuku karena ayahku dan adekku pergi selama satu minggu.
Sejak saat itu aku terus menyetubuhi ibuku mula-mula menolaknya tapi akhirnya dia mau juga karena dia juga mengakui lebih puas aku setubuhi daripada disetubuhi ayahku. Kini aku kelas 3 SMA dan aku masih setia menyetubuhi ibuku tetapi sejak melahirkan anakku ibuku melakukan Kb karena dia tidak ingin punya anak lagi dari aku karena dia bilang bahwa ayahku sudah impotent jadi dia takut kalo dia hamil bakal ketahuan oleh ayahku.Tapi gak apalah yang penting aku bisa ngeseks gratis dengan ibuku.
Demikian cerita seks dengan mamaku sendiri, ku nikmati setiap lekukan tubuh mamaku sendiri dengan sangat nikmat, ngesek dengan mamaku emang tiada duanya, ngentot mama enaknya luar biasa.. Sekian…Aku berharap kalian tidak emniru aku yang bejat… karena hubungan seks yang gak wajar…

CERITA LEBIH SERU LAGI KLIK DISINI
 cerita sex, cerita porno, cerita sex paling seru, cerita hot, cerita panas, cerita ngentot, cerita syur, cerita mesum, mesum abg

CERITA SEX: NGENTOT SERU DENGAN MAMA





Mama sepertinya tidak sadar kalau aku sedang memperhatikannya. Mama langsung masuk kamar. Hati berdebar dan terbayang terus pemandangan tubuh mama tadi. Aku dekati pintu, lalu aku intip dari lubang kunci. Terlihat mama sedang membuka lilitan handuknya lalu mengeringkan rambutnya dengan handuk tersebut. Terlihat tubuh mama sangat menggairahkan. Terutama memek mama yang aku fokuskan. Secara otomatis tangan aku meraba kontol dari luar celana, lalu meremasnya pelan-pelan sambil menikmati keindahan tubuh merangsang mama. Karena sudah tak tahan lagi, aku segera ke kamar mandi dan onani sambil membayangkan menyetubuhi mama. Sampai akhirnya.. Crot! Crot! Crot! Aku orgasme.

Sore harinya, waktu aku sedang tiduran sambil membaca majalah, tiba-tiba terdengar suara mama memanggil aku.
“Roy..!” panggil mama.
“Ya, Ma…” sahut aku sambil bergegas ke kamar mama.
“Ada apa, Ma?” tanya aku.
“Pijitin badan mama, Roy. Pegal rasanya…” kata mama sambil tengkurap.
“Iya, Ma…” jawab aku.
Waktu itu mama memakai daster. Aku mulai memijit kaki mama dari betis. Terus sampai naik ke paha. Mama tetap diam merasakan pijitan aku. Karena daster mama agak mengganggu pijitan, maka aku bertanya pada mama, “Ma, dasternya naikin ya? mengganggu nih…” tanya aku.
“Emang kamu mau mijitan apa aja, Roy?” tanya mama.
“Seluruh badan mama,” jawab aku.
“Ya sudah, mama buka baju saja,” kata mama sambil bangkit, lalu melepas dasternya tanpa ragu.
“Ayo lanjutkan, Roy!” kata mama sambil kembali tengkurap. Darah aku berdesir melihat mama setengah telanjang di depan mata.
“Mama tidak malu buka baju depan Roy?” tanya aku.
“Malu kenapa? Kan anak kandung mama.. Biasa sajalah,” jawab mama sambil memejamkan mata.
Aku berdebar. Tanganku mulai memijit paha mama. Sebetulnya bukan meimijit, istilah yang tepat adalah mengusap agak keras. Aku nikmati usapan tangan aku di paha mama sambil mata terus memandangi pantat mama yang memakai celana dalam merah. Setelah selesai “memijit” paha, karena masih ragu, aku tidak memijit pantat mama, tapi langsung naik memijit pinggang mama.
“Kok dilewat sih, Roy?” protes mama sambil menggoyangkan pantatnya.
“Mm.. Roy takut mama marah…” jawab aku.
“Marah kenapa? Kamu kan emang mama pinta mijitin.. Ayo teruskan!” pinta mama.
Karena sudah mendapat angin, aku mulai meraba dan agak meremas pantat mama dari luar celana dalamnya. Nyaman rasanya memijit dan meremas pantat mama yang bulat dan padat. Kontol aku sudah mulai mengeras. Mama tetap terpejam menikmati pijitan aku. Karena birahi aku sudah naik, aku sengaja memasukkan tangan aku ke celana dalam mama dan terus meremasnya. Mama tetap diam. Aku makin berani.
Jari tengah aku mulai menyusuri belahan pantat mama sampai ke belahan memek mama. Jari aku diam disana. Aku takut mama marah. Tapi mama tetap diam sambil memejamkan mata. Aku mulai menggerakan jari tengah aku di belahan memek mama. Mama tetap diam. Terasa memek mama mulai basah. Dan aku tahu kalau mama agak menggoyang-goyangkan pantatnya, mungkin mama merasa enak menikmati jari aku di belahan memeknya. Itu perkiraan aku.
Karena sudah basah, aku nekad masukkan jari aku ke lubang memek mama. Mama tetap memejamkan mata, tapi pantatnya mulai bergoyang agak cepat.
“Roy, kamu ngapain?” tanya mama sambil membalikkan badannya. Aku kaget dan takut mama marah.


 “Maaf, Ma…” kataku tertunduk tidak berani memandang mata mama.

“Roy tidak tahan menahan nafsu…” kataku lagi.

“Nafsu apa?” kata mama dengan nada lembut.

“Sini berbaring dekat mama,” kata mama sambil menggeserkan badannya. Aku diam tidak mengerti.

“Sini berbaring Roy,” ujar mama lagi.

“Tutup dulu pintu kamar,” kata mama.

“Ya, Ma…” kataku sambil berdiri dan segera menutup pintu. Kemudian aku berbaring di samping mama.

Mama menatapku sambil membelai rambut aku.

“Kenapa bernafsu dengan mama, Roy,” tanya mama lembut.

“Mama marahkah?” tanya aku.

“Mama tidak marah, Roy.. Jawablah jujur,” ujar mama.

“Melihat tubuh mama, Roy tidak tahu kenapa jadi pengen, Ma…” kataku. Mama tersenyum.

“Berarti anak mama sudah mulai dewasa,” kata mama.

“Kamu benar-benar mau sayang?” tanya mama.

“Maksud mama?” tanya aku.

“Dua jam lagi Papa kamu pulang…” hanya itu yang keluar dari mulut mama sambil tangannya meraba kontol aku dari luar celana.

Aku kaget sekaligus senang. Mama mencium bibir aku, dan akupun segera membalasnya. Kami berciuman mesra sambil tangan kami saling meraba dan meremas.

“Buka pakaian kamu, Roy,” kata mama. Aku menurut, dan segera melepas baju dan celana.

Mama juga melepas BH dan celana dalamnya. Mama duduk di tepi tempat tidur, sedangkan aku tetap berdiri.

“Kontol kamu besar, Roy…” kata mama sambil meraih kontol aku dan meremas serta mengocoknya. Enak rasanya.

“Kamu udah pernah maen dengan perempuan tidak, sayang?” tanya mama.

Sambil menikmati enaknya dikocok kontol aku menjawab, “Belum pernah, Ma.. Mmhh..”. Mama tersenyum, entah apa artinya.

Lalu mama menarik pantat aku hingga kontol aku hampir mengenai wajahnya. Lalu mama mulai menjilati kontol aku mulai dari batang sampai ke kepalanya. Rasanya sangat nikmat. Lebih nikmat lagi ketika mama memasukkan kontolku ke mulutnya. Hisapan dan permainan lidah mama sangat pandai. Tanganku dengan keras memegang dan meremas rambut mama dengan keras karena merasakan kenikmatan yang amat sangat. Tiba-tiba mama menghentikan hisapannya, tapi tangannya tetap mengocok kontolku perlahan.

“Enak sayang?” tanya mama sambil menengadah menatapku.

“Iya, Ma.. Enak sekali,” jawabku dengan suara tertahan.

“Sini sayang. Kontolmu udah besar dan tegang. Sekarang cepat masukkan…” ujar mama sambil menarik tanganku.

Mama lalu telentang di tempat tidur sambil membuka lebar pahanya. Tanpa ragu aku naiki tubuh mama. Aku arahkan kontolku ke lubang memeknya. Tangan mama membimbing kontolku ke lubang memeknya.

“Ayo, Roy.. Masukkan…” ujar mama sambil terus memandang wajahku.

Aku tekan kontolku. Lalu terasa kepala kontolku memasuki lubang yang basah, licin dan hangat. Lalu batang kontolku terasa memasuki sesuatu yang menjepit, yang entah bagaimana aku menjelaskan rasa nikmatnya.. Secara perlahan aku keluarmasukkan kontolku di memek mama. Aku cium bibir mama. Mamapun membalas ciuman aku sambil menggoyangkan pinggulnya mengimbangi goyangan aku.
“Enak, Roy?” tanya mama.


“Sangat enak, Ma…” jawabku sambil terus menyetubuhi mama. Setelah beberapa menit, aku hentikan gerakan kontol aku.


“Kenapa mama mau melakukan ini dengan Roy?” tanyaku. Sambil tersenyum, mata mama kelihatan berkaca-kaca.


“Karena mama sayang kamu, Roy…” jawab mama.


“Sangat sayang…” lanjutnya.


“Lagipula saat ini mama memang sedang ingin bersetubuh…” lanjutnya lagi.


Aku terdiam. Tak berapa lama aku kembali menggerakan kontol aku menyetubuhi mama.


“Roy juga sangat sayang mama…” ujarku.


“Ohh.. Roy.. Enakk.. Mmhh…” desah mama ketika aku menyetubuhinya makin keras.


“Mama mau keluar…” desah mama lagi.


Tak lama kurasakan tubuh mama mengejang lalu memeluk aku erat-erat. Goyangan pinggul mama makin keras. Lalu..


“Ohh.. Enak sayangg…” desah mama lagi ketika dia mencapai orgasme.


Aku terus menggenjot kontolku. Lama-lama kurasakan ada dorongan kuat yang akan keluar dari kontol aku. Rasanya sangat kuat. Aku makin keras menggenjot tubuh mama..


“Ma, Roy gak tahann…” ujarku sambil memeluk tubuh mama lalu menekan kontolku lebih dalam ke memek mama.


“Keluarin sayang…” ujar mama sambil meremas-remas pantatku.


“Keluarin di dalam aja sayang biar enak…” bisik mama mesra.


Akhirnya, crott.. Crott.. Crott.. Air maniku keluar di dalam memek mama.


“Mmhh…” desahku. Lalu tubuh kami tergolek lemas berdampingan.


“Terima kasih ya, Ma…” ujar aku sambil mencium bibir mama.


“Lekas berpakaian, Papa kamu sebentar lagi pulang!” kata mama.


Lalu kamipun segera berpakaian. Setengah jam kemudian Papa pulang. Mama dan aku bersikap seperti biasa dan terlihat normal.


Malam harinya, sekitar jam 11 malam, ketika mama dan Papa sudah tidur, aku dan tante Rina masih nonton TV. Tante Rina memakai kimono. Sesekali aku lihat paha mulusnya ketika kimononya tersingkap. Tapi tidak ada perasaan apa-apa. Karena sudah biasa melihat seperti itu.


Tiba-tiba tante Rina bertanya sesuatu yang mengejutkan aku,”ngapain kamu tadi sore lama-lama berduaan ama mama kamu di kamar?” tanya tante Rina.


“Hayo, ngapain..?” tanya tante Rina lagi sambil tersenyum.


“Tidak ada apa-apa. Aku mijitin mama, kok…” jawabku.


“Kok lama amat. Sampe lebih dari satu jam,” tanyanya lagi.


“Curigaan amat sih, tante?” kataku sambil tersenyum.


“Tante hanya merasa aneh saja waktu tante denger ada suara-suara yang gimanaa gitu…” ujar tante Rina sambil tersenyum.


“Kayak suara yang lagi enak…” ujar tante Rina lagi.


“Udah ah.. Kok ngomongnya ngaco ah…” ujarku sambil bangkit.


“Maaf dong, Roy. Tante becanda kok…” ujar tante Rina.


“Kamu mau kemana?” tanya tante Rina.


“Mau tidur,” jawabku pendek.


“Temenein tante dong, Roy,” pinta tante.


Aku kembali duduk dikursi di samping tante Rina.


“Ada apa sih tante?” tanyaku.


“Tidak ada apa-apa kok. Hanya butuh temen ngobrol saja,” jawab tante Rina.


“Kamu sudah punya pacar, Roy?” tanya tante Rina.


“Belum tante. Kenapa?” aku balik bertanya.


“Kamu tuh ganteng, tinggi. Tapi kenapa belum punya pacar?” tanya tante lagi.


“Banyak sih yang ngajak jalan, tapi aku tidak mau,” jawabku.


“Apa kamu pernah kissing dengan perempuan, Roy?” tanya tante Rina pelan sambil wajahnya didekatkan ke wajahku.


Bibir kami hampir bersentuhan. Aku tak menjawab.


“Ni tante lagi horny kayaknya…” pikir aku.


Tanpa banyak kata, aku cium bibir tante Rina. Tante Rinapun langsung membalas ciumanku dengan hebat. Permainan lidah dan sedotan bibir kami main mainkan.. Sementara tanganku segera masuk ke balik kimono tante Rina. Lalu masuk lagi ke dalam BH-nya. Lalu ku remas-remas buah dadanya dengan mesra sambil ujung jari aku memainkan puting susunya.


“Mmhh..”


Suara tante Rina mendesah tertahan karena kami masih tetap berciuman. Tangan tante Rinapun tidak diam. Tangannya meremas kontolku dari luar celana kolorku. Kontolku langsung tegang.


“Roy, pindah ke kamar tante, yuk?” pinta tante Rina.


“Iya tante…” jawabku. Lalu kami segera naik ke loteng ke kamar tante Rina.


Setiba di kamar, tante Rina dengan tak sabar segera melepas kimono dan BH serta CD-nya. Akupun segera melepas semua pakaian di tubuh aku.


“Ayo Roy, tante sudah gak tahan…” ujar tante Rina sambil senyum, lalu merebahkan badannya di kasur.


Aku segera menindih tubuh telanjang tante Rina. Aku cium bibirnya, pindah ke pipi, leher, lalu turun ke buah dadanya. Aku jilat dan hisap puting susu tante Rina sambil meremas buah dada yang satu lagi.


“Ohh.. Mmhh.. Royy.. Kamu pinter amat sih.. Mmhh…” desah tante Rina sambil tangannya memegang kepala aku.


Lalu lidahku turun lagi ke perut, lalu ketika mulai turun ke selangkangan, tante Rina segera melebarkan kakinya mengangkang. Memek tante Rina bersih tidak berbau. Bulunya hanya sedikit sehing nampak jelas belahan memeknya yang bagus. Aku segera jilati memek tante Rina terutama bagian kelentitnya.


“Ohh.. Sayang.. Enakkhh.. Mmhh.. Terus sayang…” desah tante Rina sambil badannya mengejang menahan nikmat.


Tak berapa lama tiba-tiba tante Rina mengepitkan kedua pahanya menjepit kepalaku. Tangannya menekan kepalaku ke memeknya.


“Oh, Roy.. Tante keluar.. Nikmat sekali.. Ohh…” desah tante Rina.


Aku bangkit, mengusap mulut aku yang basah oleh air memek tante Rina, lalu aku tindih badannya dan kucium bibirnya. Tante Rina langsung membalas ciumanku dengan mesra.


“Isep dong kontol Roy, tante…” pintaku.


Tante Rina mengangguk sambil tersenyum. Lalu aku kangkangi wajah tante Rina dan ku sodorkan kontolku ke mulutnya. Tante Rina langsung menghisap dan menjilati kontolku dan mengocok dengan tangannya sambil memejamkan matanya. Sangat enak rasanya. Cara menghisap dan menjilat kontolnya lebih pintar dari mama.


“Udah tante, Roy udah pengen setubuhi tante…” kataku.


Tante Rina melepaskan genggamannya, lalu aku arahkan kontol aku ke memeknya.


“Ayo, Roy.. Tante sudah tidak tahan…” bisik tante Rina.


Lalu, bless.. sleb.. sleb.. sleb.. Kontolku keluar masuk memek tante Rina.


“Roy kamu pinter menyenangkan perempuan. Kamu pandai memberikan kenikmatan…” kata tante ditengah-tengah persetubuhan kami.


“Ah, biasa saja, tante…” ujarku sambil tersenyum lalu ku kecup bibirnya.


Selang beberapa lama, tiba-tiba tante Rina mempercepat gerakannya. Kedua tangannya erat mendekap tubuhku.


“Roy, terus setubuhi tante.. Mmhh.. Ohh.. Tante mau keluar.. Ohh.. Ohh. Ohh…” desahnya.


Tak lama tubuhnya mengejang. Pahanya erat menjepit pinggulku. Sementara akau terus memompa kontolku di memeknya.


“Tente udah keluar, sayang…” bisik tante Rina.


“Kamu hebat.. Kuat…” ujar tante Rina.


“Terus setubuhi tante, Roy.. Puaskan diri kamu…” ujarnya lagi.


Tak lama akupun mulai merasakan kalo aku akan segera orgasme. Kupertcepat gerakanku.


“Roy mau keluar, Tante…” kataku.


“Jangan keluarkan di dalam, sayang…” pinta tante Rina.


“Cabut dulu…” ujar tante Rina.


“Sini tante isepin…” katanya lagi.


Aku cabut kontolku dari memeknya, lalu aku arahkan ke mulutnya. Tante Rina lalu menghisap kontolku sambil mengocoknya. Tak lama, crott.. crott.. crott.. crott.. Air maniku keluar di dalam mulut tante Rina banyak sekali. Aku tekan kontolku lebih dalam ke dalam mulut tante Rina. Tante Rina dengan tenang menelan air maniku sambil terus mengocok kontolku. Lalu dia menjilati kontolku untuk membersihkan sisa air mani di kontolku. Sangat nikmat rasanya besetubuh dengan tante Rina.


Aku segera berpakaian. Tante Rina juga segera mengenakan kimononya tanpa BH dan CD.


“Kamu hebat, Roy.. Kamu bisa memuaskan tante,” ujar tante Rina.


“Kalo tante butuh kamu lagi, kamu mau kan?” tanya tante sambil memeluk aku.


“Kapan saja tante mau, Roy pasti kasih,” kataku sambil mengecup bibirnya.


“Terima kasih, sayang,” ujar tante Rina.


“Roy kembali ke kamar ya, tante? Mau tidur,” kataku.


“Iya, sana tidur,” katanya sambil meremas kontolku mesra. Kukecup bibirnya sekali lagi, lalu aku segera keluar.


Besoknya, setelah Papa pergi ke kantor, mama duduk di sampingku waktu aku makan.


“Roy, semalam kamu ngapain di kamar tante Rina sampe subuh?” tanya mama mengejutkanku.


Aku terdiam tak bisa berkata apa-apa. Aku sangat takut dimarahi mama. Mama tersenyum. Sambil mencium pipiku, mama berkata,”Jangan sampai yang lain tahu ya, Roy. Mama akan jaga rahasia kalian. Kamu suka tante kamu itu ya?” tanya mama. Plong rasanya perasaanku mendengarnya.


“Iya, Ma.. Roy suka tante Rina,” jawabku.


“Baiklah, mama akan pura-pura tidak tahu tentang kalian…” ujar mama.


“Kalian hati-hatilah…” ujar mama lagi.


“Kenapa mama tidak marah,” tanya aku.


“Karena mama pikir kamu sudah dewasa. Bebas melakukan apapun asal mau tanggung jawab,” ujar mama.


“Terima kasih ya, Ma…” kataku.


“Roy sayang mama,” kataku lagi.


“Roy, tante dan Papa kamu sedang keluar.. Mau bantu mama gak?” tanya mama.


“Bantu apa, Ma?” aku balik tanya.


“Mama ingin…” ujar mama sambil mengusap kontolku.


“Roy akan lakukan apapun buat mama…” kataku. Mama tersenyum.


“Mama tunggu di kamar ya?” kata mama. Aku mengangguk..


Sejak saat itu hingga saat ini aku menikah dan punya 2 anak, aku tetap bersetubuh dengan tante Rina kalau ada kesempatan. Walau sudah agak berumur tapi kecantikan dan kemolekan tubuhnya masih tetap menarik. Baik itu di rumah tante Rina kalau tidak ada Om, di rumah aku sendiri, ataupun di hotel.

Sedangkan dengan mama, aku sudah mulai jarang menyetubuhinya atas permintaan mama sendiri dengan alasan tertentu tentunya. Dalam satu bulan hanya 2 kali. Itulah pengalaman kisah nyata aku. Aku tuliskan dengan sebenarnya.
 cerita sex, cerita ngentot, cerita panas, cerita dewasa, cerita ngentot seru, cerita panas abg, cerita porno

Jumat, 23 Agustus 2013

SAYA BERI ANDA MESIN PENGURAS DUIT REKENING YANG AMPUH



Buat Anda yang ingin melakukan perubahan terhadap keuangan Anda, Saya berikan Anda MESIN PENGURAS DUIT REKENING YANG AMPUH. Ribuan member saya menikmati hasil 2- 5 juta tiap hari dengan sangat mudah.
Klik/buka ini http://www.uangbalik.in/?id=13685870         Anda juga bisa mendapatkan 2-5 juta tiap hari dengan sangat mudah. Tugas Anda hanya mendaftar, biarkan mesin bekerja. UANG AKAN TERUS MENGALIR DAN TERUS MENGALIR TIADA HENTI. Bahkan disaat Anda tidur sekali pun. Biaya daftar hanya 109800 Rupiah sekali bayar untuk seumur hidup Anda uang mengalir JUTAAN TIAP HARI. Tidak ada biaya lain. Jika tidak terbukti uang Anda saya ganti 3 KALI LIPAT.  Oke? Ada pertanyaan kontak saja saya. 085379245934
“Uangbalik.in”  program online yang tak khan pernah Anda temukan di bisnis online lain. Uang dengan begitu mudahnya masuk ke rekening Anda tanpa perlu Anda online, tanpa perlu menjual juga tanpa merekrut downline. Siapa pun bisa dapat uang dengan mudah bahkan yang tidak bisa internet sekali pun.
Manfaatkan keberuntungan Anda hari ini dengan mengklik tautan iklan ini sekarang juga. Oke?
Salam sukses dari saya,
“mesin uang otomatis”
“uangbalik.in”



Uangbalik, uangbalik.in, Solusi keuangan anda, mesin uang otomatis